CALL CENTER PENANGANAN KASUS

SPEK-HAM menyediakan layanan konseling, konsultasi hukum, dan pendampingan hukum untuk perempuan korban kekerasan.

SPEK-HAM Beri Penyuluhan Seks, Seksual dan Seksualitas Bagi Pelajar SMP

Prihatin dengan angka kasus pernikahan dini yang tinggi di Kabupaten Klaten, SPEK-HAM bersama dengan Puskesmas Klaten Tengah memberikan penyuluhan Seks, Seksual dan Seksualitas di SMP Negeri 5 Klaten pada jumat, 8/2. Kegiatan ini melibatkan siswa-siswi dari kelas VII yang berjumlah 8 kelas.

Cegah Kanker Serviks, Perempuan Suroteleng Ikuti IVA Tes

Kegiatan IVA tes dilaksanakan pada selasa, 29/1 di PKD (Poliklinik Desa) “Gayeng” Desa Suroteleng, Kecamatan Selo, Kabupaten Boyolali. Peserta IVA tes merupakan warga Desa Suroteleng, yang berjumlah 17 orang perempuan produktif dengan usia rata-rata antara 35-50 tahun.

Diskusi Kelompok Terbatas Dinas PPPAPM

Hari Senin 29 Januari 2019 bertempat di Hotel Dana, Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Pemberdayaan Masyarakat (PPPAPM) melakukan Diskusi Kelompok Terbatas ( DKT ) yang dihadiri sekitar 70 orang yang terdiri dari OPD, PN, PA, Kejaksaan, BAPAS, Rumah Sakit, Ormas dan LSM. Tujuan kegiatan ini adalah untuk menghimpun masukan-masukan dari stakeholder terkait dengan program kerja Dinas PPPAPM tahun 2020 seperti yang di sampaikan sekretaris dinas ,Titi Budi Rahayu.

Sholihin, Pemuda Pantang Menyerah dari Kaki Merapi

Mengenal satu persatu sosok inspiratif penduduk desa ini membuatku merasa sangat kecil dibandingkan dengan besarnya keinginan hatiku untuk berbuat. Namun dengan semangat dan besarnya tekad aku mencoba urai satu persatu apa yang aku temukan. Aku melihat dan mendengar bersama dengan mereka, insting liarku untuk menuntun dan mengajak mereka berbuat untuk desanya. Mereka pun yang sebelumnya cenderung tidak memiliki kepercayaan diri, perlahan mereka mulai bisa menghargai dan mengapresiasi dirinya bahwa tidak ada yang mustahil jika ada niat dan kemauan. Dengan satu kata yang saya simpulkan bahwa masih adanya semangat muda yang warga desa miliki, menurutku ini magma gerakan yang tak bisa diukur.

Antusiasme Petani Cluntang Belajar Membuat Pupuk Kompos

Selasa, 29 Januari 2019, 25 petani warga Desa Cluntang berkumpul di halaman rumah Bapak Anwar, Dukuh Tutup Desa Cluntang Kecamatan Musuk Kabupaten Boyolali. Mereka begitu semangat dan antusias mencari dan mengumpulkan kotoran hewan ternak (sapi) dibuktikan dengan mereka bekerja selama dua jam tanpa jeda. Kotoran sapi ini nantinya akan digunakan sebagai salah satu bahan utama untuk membuat pupuk organik.

"SOLIDARITAS PEREMPUAN UNTUK KEMANUSIAAN DAN HAK ASASI MANUSIA"