CALL CENTER PENANGANAN KASUS

SPEK-HAM menyediakan layanan konseling, konsultasi hukum, dan pendampingan hukum untuk perempuan korban kekerasan.

Sosialisasi Program Pertanian Terpadu Ramah Lingkungan Untuk Penguatan Ekonomi Perempuan di Desa Kuncen Kecamatan Ceper Kabupaten Klaten

Pada Hari Senin (13/8) SPEK-HAM melakukan sosialisasi program pertanian ramah lingkungan di Desa Kuncen Kecamatan Ceper Kabupaten Klaten bersama Pemerintah Desa Kuncen dan PT. Agri Kencana Perkasa. Pada pertemuan tersebut dihadiri oleh Muspika Ceper, BPD, anggota KP3A, pengurus BUMDES, dan KWT. Peserta diberi pengarahan untuk membangun semangat dalam memanfaatkan lahan pertanian mereka dengan metode pertanian yang ramah lingkungan. Harapan Kepala Desa Ibu Kristiyana pertanian dapat membentuk sebuah icon sebagai ciri khas Desa Kuncen.

Assesment Desa Kuncen untuk Pengembangan Pertanian

Lembaga Swadaya Masyarakat Spek-Ham Solo beserta lima mahasiswa magang melakukan assesment di Desa Kuncen, Klaten pada Kamis (2/8). Kepala Desa, Kristiana mengungkapkan bahwa Desa Kuncen sudah menjadi rujukan desa-desa lain di Klaten mengenai pemberdayaan perempuan.

MAHASISWA BELAJAR BERSAMA KELOMPOK SRIKANDI KELURAHAN GILINGAN SURAKARTA

Kesejahteraan masyarakat dapat terwujud jika masyarakat sendiri tahu kebutuhannya. Untuk itulah SPEK-HAM melakukan kerja kerja pemberdayaan untuk membangun kesadaran masyarakat dalam menggali kebutuhan dan potensi untuk meningkatkan kesejahteraan.

Pertemuan Rutin Forum Paralegal Soloraya

Pertemuan Forum Paralegal Soloraya ini dilakukan di Kantor SPEK-HAM pada tanggal 6 Juli 2018. Kegiatan ini merupakan pertemuan setiap dua bulan yang dilakukan forum Paralegal Soloraya untuk membahas perkembangan kasus kekerasan terhadap perempuan yang ditangani Paralegal serta mendiskusikannya jika terjadi tatantangan dalam penanganannya.

KUAT BERKAT SAMPAH

Bank Sampah Mayang berdiri sejak tahun 2013, saat ini telah mempunyai anggota aktif sebanyak 24 orang. Setelah berjalan lebih dari 4 tahun, Bank Sampah Mayang telah berhasil membentuk Pra Koperasi Simpan Pinjam, sebagian besar modalnya berasal dari hasil penjualan sampah yang mereka kumpulkan setiap kali penimbangan.

"SOLIDARITAS PEREMPUAN UNTUK KEMANUSIAAN DAN HAK ASASI MANUSIA"