Monthly Archives: April 2019

Di Balik Tungku-Tungku Tua

Post Image

“Peradaban Adat  dan Perempuan-Perempuan Desa  dalam Proses  Pembangunan Perdesaan” Kepulan asap dan aroma masakan kurasakan malam itu. Di tengah dinginnya udara pegunungan , aku melongkok di antara sumber aroma yang pasti akan dirindukan orang-orang saat rindu masa lalu akan kampung halaman. Suara dan tawa muncul dari pojok dapur yang berjelaga hitam. Tak ada kompor gas atau alat masak yang mewah, tapi […]

Continue Reading

Kisah Mbah Miyem Mengumpulkan Sampah untuk Menambah Penghasilan

Post Image

Biarpun berkaki tiga saya tetap semangat mengikuti bank sampah” Semangat perempuan yang perlu kita tiru ada pada anggota bank sampah Sumber Rejeki RW 02 Kelurahan Kemlayan – Surakarta. Setelah ada Bank Sampah tambah semangat karena sampah – sampah anorganik ini sekarang ada yang menampung dan ada nilai harganya. Namanya Ibu Miyem umur 75 tahun.  Sehari […]

Continue Reading
Post Tagged with

Forum Peserta JKN Boyolali Agendakan Bertemu BPJS

Post Image

Hal tersebut mengemuka dalam kegiatan bertajuk “Diskusi Layanan Aduan JKN-BPJS” di Merbabu Penyet, Boyolali Sabtu (13/4). Kegiatan ini dihadiri oleh 20 anggota Forum Peserta JKN Boyolali yang berasal dari Kecamatan Selo, Musuk, Boyolali, Sawit, Ampel, Mojosongo, Nogosari, Andong, Klego, Kemusu dan Ngemplak. Dalam kegiatan ini dibahas tentang keluhan-keluhan warga masyarakat khususnya perempuan dalam mengakses layanan […]

Continue Reading
Post Tagged with , ,

Pertanian Bawang Merah Organik yang Sudah Menghasilkan

Post Image

‘Awalnya ragu.”Itulah sepenggal kalimat yang menggambarkan keraguan petani di Dukuh Tutup Desa Cluntang Boyolali beralih ke pertanian organik. Kebiasaan menggunakan pupuk kimia yang mudah ditemukan di pasaran, dan hasilnya banyak menjadi salah satu alasan kuat para petani. Tiga bulan yang lalu bekerja sama dengan BAZNAS dan Dinas Pertanian Boyolali SPEK-HAM memulai mengajarkan pertanian organik pada 21 […]

Continue Reading

Berbagi Pengalaman Antar Korban Kekerasan

Post Image

Namanya Ibu Tia (bukan nama sebenarnya). Usianya hampir 63 tahun. Ia memiliki tiga anak perempuan. Dia juga sudah mempunyai tiga cucu. Ibu Tia asli kelahiran Solo namun bekerja di Rembang. Dan sekarang balik tinggal di Solo. Ibu Tia berkisah bahwa menurutnya orang bercerai itu gampang asal keduanya sudah menginginkanya palu diketuk. Tetapi ternyata prosesnya lama karena keduanya tinggal […]

Continue Reading

Bank Sampah Sumber Rejeki Memberdayakan Kelompok Perempuan Kepala Keluarga

Post Image

“Inilah awalnya modal untuk jualan.  Sebagian dari hasil penjualan sampah saya setor  ke Bank Sampah Sumber Rejeki,” ungkap Ibu Sri Hariyati Kelompok Perempuan  RW 02 Kelurahan Kemlayan Kecamatan Serengan mempunyai  kepedulian terhadap lingkungan agar bersih dan sehat. Pada mulanya ada beberapa perempuan yang diajak untuk membentuk kelompok bank sampah. Kelompok yang kemudian bernama Sumber Rejeki semula tidak saja beranggotakan perempuan, […]

Continue Reading
Post Tagged with

Bunga Mawar Di Atas Napas Perempuan Pedesaan

Post Image

“ Mawar bukan lagi tersumpingkan di telinga sebagai penghias kecantikan perempuan pedesaan, tapi mawar menjadi penopang napas penghidupan perempuan  pedesaan “ Kelopak mawar merah merekah di atara lembah pegunungan hijau di kaki Merapi.  Putiknya mewangi seiring  langkah kaki  dan petikan jemari yang menyuntingnya.  Kuntum mawar, menumpuk di antara keranjang-keranjang kecil, digendong dengan kain-kain lurik oleh perempuan-perempuan lereng Merapi, […]

Continue Reading