Cegah Kematian dan Kesakitan Ibu dengan Pelatihan Kesehatan Reproduksi dan Hak Seksual

SPEK_HAM dan Ipas menyelenggarakan pelatihan tentang kesehatan reproduksi dan hak seksual perempuan dan perempuan muda di Balai Desa Pundungan, Kecamatan Juwiring Kabupaten Klaten (30/11-1/12). Pelatihan diikuti oleh 25 peserta kader kesehatan dari 19 desa . Program ini dinamai Pekerti, singkatan dari Pendidikan kesehatan reproduksi terintegrasi. Triningtyas dari Intervensi Pendidikan Akses Menuju Sehat (Ipas) mengatakan bahwa dilatarblekangi angka keguguran yang cukup tinggi dari beberapa data kematian ibu menunjukkan tren yang beda dan akan dibahas dalam pelatihan selama dua hari. Sementara itu, Danang Setiawan Kades Pundungan mengatakan bahwa ke depan akan mengakomodir kelompok perempuan dan perempuan muda melalui dana desa.

 

Saat ini Program Pekerti yang dilaksanakan kerja sama antara SPEK-HAM dan IPAS berada di tiga wilayah kecamatan di Klaten yakni Juwiring, Bayat dan Klaten Tengah. Pelatihan yang dilakukan selama dua hari di Balai Desa Pundungan Kecamatan Juwiring sebagai praktik atas modul yang sudah dibuat oleh tim IPAS bersama konsultan. Modul ini nantinya akan dipergunakan di mitra IPAS lainnya di Yogyakarta dan Ponorogo. Sedangkan tujuan pelatihan adalah untuk memberikan pemahaman materi tentang asuhan paska keguguran yang komprehensif, kehamilan yang tidak diinginkan dan perencanaan kehamilan dan proses kehamilan.

Harapan atas pelatihan ini adalah ke depan para kader kesehatan sebagai peserta pelatihan akan memberikan informasi kepada masyarakat terkait pengetahuan tentang kesehatan reproduksi khususnya pemahaman tentang pengasuhan paska keguguran dan hal-hal terkait proses kehamilan. Wiwik, kader kesehatan reproduksi dari Desa Pundungan Kecamatan Juwiring mengatakan kepada penulis bahwa di wilayahnya telah ada posyandu remaja sehingga kegiatan pelatihan ini akan bisa ia tularkan kepada remaja dan perempuan. (AP)

 

 

 

Share This: