Semangat Para Petani Musuk untuk Bikin Pupuk

Para petani Desa Cluntang kembali berkumpul di halaman rumah petani Anwar  di Desa Cluntang, Kecamatan Musuk Kabupaten Boyolali pada Rabu (6/2). Jumlah mereka tak kurang dari 24 orang yang terdiri dari laki-laki dan perempuan. Mereka sudah siap untuk bergelut dengan kotoran sapi. Meskipun hari masih pagi dan cuaca khas lereng Merapi  sangat dingin tak memadamkan semangat mereka. Sebelum acara pelatihan ini di mulai para petani sudah mencari rerumputan untuk dijadikan pakan ternak.

Para petani membolak-balik pupuk untuk diproses ulang.

“Gagaaaaaaallll…!” teriak salah seorang petani disusul dengan teriakan petani lain diselingi dengan tawa yang bersaut-sautan. Ini sebuah kejadian yang sangat menarik,  padahal mereka tahu pupuk mereka gagal, namun tak ada satu pun raut wajah yang mengatakan sedih. Pemandangan yang terlihat hanya tawa mereka. Kegagalan itu tak menyurutkan semangat para petani. Mereka terlihat sangat kompak untuk memulai membuat pupuk lagi dari awal. Mereka mulai membolak-balik kotoran sapi yang menjulang tinggi sekira satu meter. Tercium aroma menyengat yang khas dari kotoran sapi,  pertanda bahwa fermentasimya tidak berhasil.

Pengolahan pupuk kompos kali ini didampingi oleh pihak Dinas Pertanian untuk membimbing dan mengarahkan agar pupuk berhasil dibuat. Ada enam orang pihak dari dinas yang datang.  Merekas semua siap untuk mendampingi dan memberi masukan agar pelatihan ini berhasil dilaksanakan. Dari pihak dinas menyampaikan bahwa hal yang membuat pupuk tersebut tidak berhasil dikarenakan ada beberapa faktor di antaranya dikarenakan pupuk tersebut terkena sinar matahari dan hujan secara langsung, tidak ada yang menaunginya.

Selain itu dikarenakan banyaknya air yang terkandung pada pupuk tersebut. Dan kemungkinan mikroba yang ada di pupuk tersebut mati dikarenakan suhunya terlalu panas,  karena tumpukammya terlalu tinggi,  dan tidak segera di buka saat suhunya tinggi disebabkan karena aktivitas microba.  Seharusnya segera dibuka dan dibalik ketika suhunya terlalu panas. Kalau hanya hangat tidak apa apa. (M.Anshori-mgg)

Share This:

Post Tagged with ,