Bank Sampah Sekawan: Konsistensi Ubah Sampah Jadi Berkah

SURAKARTA- Sinar matahari merangkak naik menyambut hari bersamaan warga Karangasem, Laweyan, Surakarta yang tergabung dalam komunitas Bank Sampah Sekawan membawa kantong-kantong berisi sampah rumah tangga yang sudah dipilah menuju tempat pumpulan.
Pagi itu, Kamis (30/7/2026) antrian mengular diselingi senyum dan senda gurau para warga menanti sampah untuk ditimbang dan dicatat dalam buku tabungan masing-masing. 8 tahun lamanya kegiatan penimbangan rutin ini berlangsung, menjadi salah satu program dampingan SPEK-HAM yang sampai saat ini terus berjalan.
“Komunitas ini sudah konsisten melakukan kegiatan pemilahan sampah. Dari 50 anggota yang terdaftar, 36 diantaranya tercatat aktif menyetorkan sampah secara rutin satu bulan sekali,” ujar Soepadmin, Community Organizer SPEK-HAM Surakarta yang mendampingi komunitas Bank Sampah Sekawan.
Soepadmin menyebut konsistensi yang terus terjaga itu menjadi bentuk prestasi tersendiri bagi para anggota komunitas Bank Sampah Sekawan. “Keberadaan bank sampah ini turut memberi arti tersendiri. Selain membantu menjaga lingkungan, program ini juga membuka ruang bagi perempuan untuk berkontribusi secara ekonomi bagi keluarga,” ujar salah seorang anggota.
Sampah yang tadinya dianggap tidak bernilai kini bisa diubah menjadi tambahan penghasilan rumah tangga, sekaligus menjadi bentuk nyata bahwa perempuan dapat berdaya dan mandiri secara ekonomi tanpa harus meninggalkan perannya di rumah.
Dukungan terhadap keberlanjutan bank sampah ini juga datang dari pemerintah kota. Sunarto, fasilitator dari Dinas Lingkungan Hidup Kota Surakarta menyebut bahwa cara pandang masyarakat terhadap sampah perlu diubah sejak dari cara mengelolanya.
“Selama kita mau dan mampu mengolahnya, sampah itu sebenarnya bisa jadi aset. Kalau dibiarkan saja, sampah bisa menjadi liar. Tapi kalau diolah dengan baik, sampah justru bisa menjadi teman,” katanya.
Pesan tersebut sejalan dengan semangat yang terus dijaga oleh Bank Sampah Sekawan, bahwa perubahan besar untuk lingkungan dan ekonomi keluarga bisa dimulai dari langkah sederhana di tingkat rumah tangga. ***






