Search for:

“Walk for HIV and AIDS, Stop AIDS Dissemination”

Malam Renungan AIDS Nusantara atau yang akrab disebut MRAN merupakan salah satu bentuk kepedulian teman-teman aktivis HIV AIDS yang rutin diadakan setiap tahunnya. Sederet aksi-aksi atau kegiatan bermunculan dari berbagai pemerduli HIV AIDS tersebut, tak ketinggalan salah satunya adalah SPEK-HAM yang digawangi oleh teman-teman Petugas Penjangkau wilayah Klaten, yang bekerja sama dengan KPAD Kabupaten Klaten, DINKES Kabupaten Klaten, Ikatan Waria Klaten (IWAK), BEM UNWIDHA, MURAL, STUCK, KOMPAK, teman-teman dari Sekolah Kesehatan Klaten dan teman-teman musisi Akustik Klaten, mengadakan sebuah Aksi di Jalan Pemuda yang pagi itu menjadi kawasan Car Free Day (Minggu, 1 Juni 2014). Kegiatan ini mengusung tema “Walk for HIV and AIDS, Stop AIDS Dissemination”.

mran cfd 2

Walk for HIV and AIDS, Stop AIDS Dissemination ini dimulai sejak pukul 06.30 WIB dan berakhir pukul 09.00 WIB. Dalam kegiatan ini, semua elemen bergabung menjadi satu dalam satu barisan dan berjalan menyusuri Jalan Pemuda. Tidak sekedar berjalan, teman-teman pemerduli HIV AIDS ini juga melakukan orasi untuk menyampaikan berbagai informasi tentang HIV AIDS, membagikan 1000 leaflet, 1000 PIN yang bertuliskan informasi kasus HIV AIDS di tahun 2014 dan 1000 Permen berpita merah. Teman-teman ini berjalan mulai dari depan kantor BRI Klaten dan berakhir di Depan Alun-alun Klaten.

mran cfd 4

Di depan Alun-alun Klaten ini mereka menggelar sebuah aksi yang tak kalah menarik yakni berupa pertunjukan Live Akustik, Pembacaan Puisi dan Aksi Pembubuhan Tandatangan (signature sign) sebagai bentuk dukungan dan partisipasi masyarakat Klaten. (butet harahap/spekham)

Karnaval Peringatan Hari AIDS Sedunia di Kabupaten Boyolali

Karnaval HAS 2

SPEK-HAM bersama dengan PEPARI mengadakan karnaval untuk memperingati Hari AIDS Sedunia yang diadakan di Jalan protokol kota Boyolali tepatnya di Bundaran Tugu Pasar Kota Boyolali, serta di sekitar Taman Kridanggo yang dimulai dari pukul 06.00 – 07.30 WIB. Kegiatan diadakan pada tanggal 1 Desember 2013 yang telah ditetapkan sebagai Hari AIDS Sedunia .

Karnaval HAS 1

Kegiatan juga diikuti oleh masyarakat umum Boyolali karena juga bertepatan dengan car free day, selain itu juga terdapat teman-teman kelompok dampingan yang juga ikut menyebarkan KIE (leaflet informasi) yang berisi tentang apa itu HIV AIDS, bagaimana cara menularnya, serta bagaimana cara untuk mencegahnya. Selain itu PMI Kota Boyolali juga ikut berpartisipasi dalam kegiatan tersebut untuk mendukung pencegahan HIV AIDS khususnya di Kota Boyolali.

Kegiatan tersebut pada khususnya bertujuan untuk membuka wawasan yang lebih pada masyarakat secara luas tentang bahaya penyakit AIDS. Bahwasanya penyakit tersebut juga dapat menyerang siapa saja tanpa terkecuali, apabila melakukan perilaku yang menyimpang, diantaranya yaitu sex bebas, penggunaan narkoba suntik secara bergantian, penggunaan jarum tattoo yang tidak steril dan lain-lain. Agar masyarakat Boyolali secara khusus dapat terhindar dari bahaya penyakit HIV AIDS, setelah mengikuti kegiatan, masyarakatdiharapkan menjadi lebih peduli akan kesehatan orang-orang terdekatnya.  (Agung Sri Kuncoro)