Search for:

Karnaval Peringatan Hari AIDS Sedunia di Kabupaten Boyolali

Karnaval HAS 2

SPEK-HAM bersama dengan PEPARI mengadakan karnaval untuk memperingati Hari AIDS Sedunia yang diadakan di Jalan protokol kota Boyolali tepatnya di Bundaran Tugu Pasar Kota Boyolali, serta di sekitar Taman Kridanggo yang dimulai dari pukul 06.00 – 07.30 WIB. Kegiatan diadakan pada tanggal 1 Desember 2013 yang telah ditetapkan sebagai Hari AIDS Sedunia .

Karnaval HAS 1

Kegiatan juga diikuti oleh masyarakat umum Boyolali karena juga bertepatan dengan car free day, selain itu juga terdapat teman-teman kelompok dampingan yang juga ikut menyebarkan KIE (leaflet informasi) yang berisi tentang apa itu HIV AIDS, bagaimana cara menularnya, serta bagaimana cara untuk mencegahnya. Selain itu PMI Kota Boyolali juga ikut berpartisipasi dalam kegiatan tersebut untuk mendukung pencegahan HIV AIDS khususnya di Kota Boyolali.

Kegiatan tersebut pada khususnya bertujuan untuk membuka wawasan yang lebih pada masyarakat secara luas tentang bahaya penyakit AIDS. Bahwasanya penyakit tersebut juga dapat menyerang siapa saja tanpa terkecuali, apabila melakukan perilaku yang menyimpang, diantaranya yaitu sex bebas, penggunaan narkoba suntik secara bergantian, penggunaan jarum tattoo yang tidak steril dan lain-lain. Agar masyarakat Boyolali secara khusus dapat terhindar dari bahaya penyakit HIV AIDS, setelah mengikuti kegiatan, masyarakatdiharapkan menjadi lebih peduli akan kesehatan orang-orang terdekatnya.  (Agung Sri Kuncoro)

Peringatan Hari AIDS Sedunia di Kabupaten Boyolali

HAS 1Minggu, 1 Desember 2013. Dalam rangka memperingati dan Hari AIDS Sedunia (HAS), SPEK-HAM bekerja sama dengan Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) dan Dinas Kesehatan Kabupaten Boyolali menyelenggarakan kegiatan seminar dengan tema  “Pencegahan HIV & AIDS di Lingkungan Kerja, Meningkatkan Kinerja Dunia Usaha, Masyarakat, dan Pemerintah serta Melindungi Kesehatan Keluarga Menuju Kesejahteraan Bangsa”.  Seminar ini dilaksanakan di Taman Sono Kridanggo dan diikuti berbagai  elemen masyarakat yang konsen terhadap isu HIV/AIDS, diantaranya seluruh Kelompok Kerja yang tergabung menjadi mitra KPAK Boyolali, perwakilan dari perusahaan-perusahaan yang berada di Boyolali,  Kelompok Dampingan Sebaya (KDS), Komunitas Sehati Boyolali (KSB), dan perwakilan dari siswa-siswa sekolah menengah atas (SMA/SMK) di Boyolali.

Selain narasumber dari SPEK-HAM yang menjelaskan kondisi dan situasi penyebaran HIV/AIDS di Boyolali, Seminar ini menghadirkan narasumber dari KPA, Komisi IV DPRD, Dinas Kesehatan, Dinas Pendidikan, Dinsosnakertrans, dan Dinas Pariwisata Kabupaten Boyolali. Masing-masing narasumber menjelaskan tentang tugas, peran, dan fungsi, serta komitmen lembaganya dalam usaha penanggulangan dan pencegahan penularan HIV dan AIDS di Boyolali.?Seminar ini bertujuan menyebarluaskan informasi mengenai HIV/AIDS di masyarakat Boyolali khususnya di lingkungan kerja, sehingga masyarakat menjadi paham dan peka terhadap  HIV/AIDS. Dengan demikian diharapkan secara bertahap penyebaran virus HIV/AIDS di Boyolali dapat berkurang dari tahun ke tahun. (spek-ham)